Walikota: Sekolah Harus Memiliki Kelas Unggulan
SAMARINDA—vivaborneo.com, Walikota Samarinda Syaharie Jaang mengatakan, setiap sekolah di Samarinda mulai tahun ajaran 2011/201 harus mulai merintis kelas unggulan. Kelas ini untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar pada sekolah di Kota yang setiap tahun selalu bertambah. Jadi, tidak harus mesti ke SMP 1 saja, karena kelas unggulan sudah menyebar.Menurutnya, ini sebagai langkah awal Samarinda menciptakan pemerataan pendidikan yang bermutu di semua kawasan.
“Kita sih ingin setiap sekolah memiliki keunggulan, tapi karena keterbatasan yang kita miliki, rasanya tidak mungkin dalam waktu yang kilat, menyulap semua sekolah menjadi unggulan. Saya rasa program ini sebagai rintisan untuk mempercepat terwujudnya sekolah yang baik dan berkualitas,” tandasnya.
Ia mengaku telah meminta kepada Kadisdik Samarinda Harimurti, untuk mensosialisasikan kepada semua kepala sekolah, dari tingkat SD hingga SLTA tentang masalah ini.
“Masalah sarana dan prasarana nanti akan kita pikirkan, yang penting saat ini kita punya semangat, dan kemauan,” ujarnya lagi.
Dalam upaya mengatasi permasalahan yang mungkin muncul, sebutnya lagi tentu akan dicarikan solusinya, yang penting harus ada keberanian memulainya.
“Saya berharap Dinas Pendidikan, bisa melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi (Kaltim) serta merumuskan konsep kelas unggulan, agar sekolah tidak salah menafsirkan,” katanya.
Ditegaskannya, kelas unggulan tidak identik dengan sekolah yang megah dan mewah serta penuh dengan fasilitasnya, tapi lebih pada sisi karakter pembelajaran yang dibangun sehingga kelas tersebut memiliki ciri khas atau keunggulan dibandingkan dengan kelas lainnya. Karena itu, lanjutnya, pengembangan kelas unggulan harus mempertimbangkan karakter dan potensi lingkungannya.
“Bisa saja konsep kelas unggulan yang dikembangkan di daerah yang satu berbeda dengan yang lain. Tergantung situasi dan kondisi sekolah yang bersangkutan,” imbuh walikota.
Sedangkan untuk sekolah di daerah tertentu yang memiliki keterbatasan, disebutkannya tentu menuntut kreatifitas guru dalam mengembangkan metode dan sistem pembelajaran, termasuk kemampuan sekolah dalam mendorong peran orang tua siswa agar ikut bertanggung jawab terhadap program ini.
“Jadi sekolah juga perlu mengkomunikasikan masalah ini dengan orang tua siswa agar mereka merasa bertanggung jawab atas program ini. Intinya bagaimana sekolah mengupayakan ada kelas yang memiliki karateristik khusus dalam mengembangkan sistem dan model pembelajaran,” katanya.
Ia berharap program ini berjalan berkesinambungan dan tahun sudah memiliki kelas unggulan. (vb/*)
berita dari:
http://www.vivaborneo.com/walikota-sekolah-harus-memiliki-kelas-unggulan.htm


Tidak ada komentar:
Posting Komentar